1. Flatshelf : Nampan untuk menaruh sesuatu biasanya berupa mouse, keyboard (jika tidak ingin membeli rack khusus mouse dan keyboard bisa gunakan flatshelf), dudukan untuk monitor lcd / crt, dudukan untuk router2 kecil, router2 wifi, menaruh dudukan server yang tidak memiliki bracket (biasanya server tersebut tidak sesuai dengan lebar rack jadi bisa ditaruh beberapa server)

untuk openrack :

Untuk Close rack : bisa menggunakan rail bisa tanpa rail (permanent)

2. Blank Panel : Digunakan agar tidak terlihat berlubang jika ada sisa jarak pada rack sekaligus bisa digunkan untuk memberi jarak antara modul yg 1 dengan modul lainnya

3. 1U-Mounting Bracket : digunakan untuk devices2 semacam router, switch yang memang dikhususkan untuk ditaruh di rack (sering disebut sebagai kuping/telinganya)

teknik pada rack mount :

4. Cage Nut + Screw nya : untuk membaut peralatan yang akan ditaruh didalam Rack. Baut dan Ring Plate dilapisi lapisan Coating Dark grey sedangkan Mur Sangkarnya dilapisi galvanized
karena lubang pada tiap2 rack itu tidak bisa langsung diberi mur maka harus di pasang cage Nut (femalenya) + murnya (malenya)

5. Cantilever Shelves : shelves yang sifatnya static dan biasa saya gunakan untuk modem dialup kuno, modem2 speedy, RB 750, dll yang kecil2 dipasang secara berjajar

6. Vertical Power Distribution Unit (PDU) : untuk mendistribusikan listrik di rack

Bisa juga dijadikan horizontal power distribution unit kalau malas membeli yg horizontalnya

7. Roof Fan Tray : Selain sebagai airflow pada close rack berfungsi juga menyedot panas server dan perangkat yang berada didalam close rack tersebut keatas

Sumber : http://franzkaroja.blogspot.com