Backup manual di Proxmox VE dilakukan dengan bantuan program vzdump

1. Backup Mode Stop

Mode ini digunakan untuk melakukan backup pada virtual machine yang dalam status OFF. Jika dilakukan pada virtual machine yang sedang ON, maka mesin tersebut akan terlebih dahulu dimatikan sebelum di-backup. Pada mode ini, semua layanan yang berjalan pada virtual machinebersangkutan tidak dapat diakses (downtime paling lama).
 jalankan perintah berikut ini :

qm list

qm vzlist (Catat VMID yang akan di backup)

vzdump(VMID)

nb:  Hasil backup akan diletakkan di : /var/lib/vz/dump

2. Backup Mode Suspend

Mode ini digunakan untuk melakukan backup pada virtual machine dengan status ON. Mesin yang menjadi target akan di-suspend sampai proses backup selesai. Downtime hanya akan terjadi pada saat proses backup berlangsung, begitu selesai maka semua layanan di mesin tersebut sudah dapat diakses kembali.
vzdump –suspend 108 (waktu bakup tergantung pada ukuran disk virtual)

3. Backup Mode Snapshot

Pada mode ini tidak ada downtime sama sekali. Selama proses backup berlangsung, virtual machine dan layanan di dalamnya tetap dapat diakses secara normal. Backup mode ini memanfaatkan fitur yang dimiliki LVM2 untuk membuat snapshot. Direktori target untuk menyimpan berkas backup harus berada pada volume group yang berbeda dengan direktori virtual machine.

vzdump –dumpdir /vz –snapshot 110

Pastikan juga kalau direktori /vz memiliki ruang kosong minimal 512 MB agar proses backup dapat berjalan.
Proses restore dapat dilakukan dengan bantuan perintah vzrestore dan qmrestore.